Biografi W.R. Soepratman


Wage Rudolf Soepratman adalah pencipta lagu kebangsaan  “Indonesia Raya”.
Beliau adalah pencipta lagu wajib nasional yang dikenal dan dikenang  oleh masyarakat Indonesia. Data pribadinya sebagai berikut :

N a m a                                 :  Wage Rudolf Soepratman
Tempat/Tgl. Lahir             :  Purworejo ( Jawa Tengah ) , 9 Maret 1903
                                                   Purworejo ( Jawa Tengah ) , 19 Maret 1903
                                                   Jatinegara, 9 Mret 1903
Catatan : tempat dan tanggal lahir beliau masih dalam perdebatan. Namun pihak keluarga beliau akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah / kota untuk meluruskan hal ini.
Meninggal dunia              :  17 Agustus 1938
Pendidikan                         :  Normaal School di Makasar
                                                   Klein Amtenaar ( ijazah )
Karier / Pekerjaan         :  Guru di Makasar
                                                  Pegawai  perusahaan dagang
                                                  Wartawan di Bandung
Selain itu beliau adalah seorang musisi dan komposer.





Buah Karya lagu wajib / nasional.

1.       Indonesia Raya
2.       Ibu Kita Kartini
3.       Di Timur Matahari
4.       Matahari Terbit
5.       Bangunlah Hai Kawan
6.       Indonesia Ibuku
7.       Bendera Kita Merah Putih
8.       Mars Parindra
9.       Mars KBI ( Kepanduan Indonesia )
10.   Mars Surya Wirawan
11.   Pahlawan Merdeka


Penghargaan :
W.R. Soepratman diberi gelas Pahlawan Nasional oleh pemerintah dan Bintang Maha Putera Utama Kelas III pada tahun 1971.


Keluarga dan Perjalanan :
W. R. Soepratman terlahir dari pasangan Djoemeno Senen Sastrosorhardjo dan Siti Senen. Beliau anak ketujuh dari sembilan bersaudara. Pada tahun 1914 beliau ikut kakaknya yang bernama Roekijem pergi ke Makasar. Di sana beliau disekolahkan dan dibiayai oleh suami Roekijem yang bernama Willem Van Eldik.

Ketika sedang  menjadi wartawan di  Bandung, beliau lalu pindah ke Jakarta. Namun pekerjaannya sebagai wartawan tidak ditinggalkan. Saat itu beliau mulai tertarik pada pergerakan nasional dan banyak bergaul dengan tokoh-tokoh pergerakan itu.
Rasa tidak suka pada penjajahan Belanda mulai tumbuh dan pada gilirannya dituangkan dalam sebuah buku yang berjudul “Perawan Desa”. Buku itu disita dan dilarang beredar oleh pemerintah Belanda. Setelah itu beliau pindah lagi ke Makasar .

W.R. Soepratman dikenal sebagai pemain biola, kemampuan bermusik ini didapat dari kakak iparnya Willem Van Eldik. Beliau mahir bermain biola dan menggubah lagu.
Suatu hari ketika di Jakarta beliau membaca sebuah karangan dalam majalah TIMBUL. Penulis karangan itu menantang ahli-ahli musik Indonesia umtuk menciptakan lagu kebangsaan. Merasa tertantang akhirnya beliau menciptakan lagu Indonesia Raya. Saat itu beliau berusia 21 tahun dan beliau menciptakan lagu itu di Bandung pada tahun 1924.

Lagu Indonesia Raya pertama kali dikumandangkan pada acara Kongres Pemuda II - dalam musik instrumentalia sebab jika dinyanyikan dengan liriknya kemungkinan besar akan ditangkap oleh Belanda.  Kongres itu melahirkan  Sumpah Pemuda.
Berikutnya lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan pada acara kongres partai politik waktu itu. Setelah Indonesia merdeka,  lagu Indonesia Raya dijadikan lagu kebangsaan sebagai lambang persatuan bangsa.

Dampak dari menciptakan lagu Indonesia Raya, beliau selalu diburu polisi Hindia Belanda. Hingga beliau jatuh sakit di Surabaya. Sementara ketika beliau menciptakan lagu terakhirnya “Matahari Terbit” pada awal Agustus 1938, beliau ditangkap saat menyiarkan lagu tersebut. Kemudian dimasukkan ke penjara Kalisosok Surabaya. Pada akhirnya beliau meninggal karena sakit.

Sumber : 
Dari berbagai sumber

Belum ada Komentar untuk "Biografi W.R. Soepratman"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel