Arti Lagu Piso Surit

Arti Lagu Piso Surit ( Makna Lagu Piso Surit ) atau terjemahan lagu Piso Surit yang dibahas pada halaman ini. 

Lagu Piso Surit adalah lagu daerah Sumatera Utara yang diciptakan oleh Djaga Sembiring Depari.

Silakan lihat lirik dan terjemahannya di bawah ini, Jika ada salah ejaan mohon dimaklumi.


Judul lagu : Piso Surit

Pencipta :  Djaga Sembiring Depari

Lagu Daerah : Sumatera Utara



Piso Surit


Piso Surit, Piso Surit

Terdilo-dilo, terpingko-pingko

Lalap la jumpa ras atena ngena


Burung Piso Surit

Memanggil-manggil, bercuit-cuit

Namun tak kunjung berjumpa dengan kekasih hatinya


Ija kel kena, tengahna gundari?

Siangna me enda turang atena wari

Entabeh naringe mata kena tertunduh

Kami nimaisa turang tangis teriluh


Dimana kah dikau, saat ini?

Dan hari pun kini menjelang senja

Lelap sekali sepertinya tidurmu

Sementara aku di sini menangis menunggu


Engo engo me dagena

Mulih me gelah kena

Bage me nindu rupa ari o turang


Sudahlah, pulanglah saja kau adik

Tidak usah mengharapkanku

Demikianlah yang selalu engkau ucapkan


Tengah kesain, keri lengetna

Rembang mekapal turang seh kel bergehna

Tekuak manuk ibabo geligar

Enggo me selpat turang kite-kite kulepar


Di tengah beranda desa, sunyi senyap

Embun yang tebal menambah dinginnya

Ayam berkokok diatas atap

Terputuslah sudah titian penghubung


Piso Surit, Piso Surit

Terdilo-dilo, terpingko-pingko

Lalap la jumpa ras atena ngena


Burung Piso Surit

Memanggil-manggil, bercuit-cuit

Namun tak kunjung berjumpa dengan kekasih hatinya


Engo engo me dagena

Mulih me gelah kena

Bage me nindu rupa agi kakana


Sudahlah, pulanglah saja kau adik

Tidak usah mengharapkanku

Ku harapkan demikian kau berkata


Lagu Piso Surit menceritakan tentang percintaan. Konon lagu ini terjadi di saat jaman perang ( jaman penjajahan ). Lagu ini menceritakan tentang si wanita yang selalu merindukan si pria. Namun si pria tidak datang-datang. Mungkin si pria lebih konsentrasi pada perang.

Diduga kedua orang itu tidak lagi berhubungan. Itu terlihat dari liriknya “Terputuslah sudah titian penghubung” Kemungkinan besar si pria meninggal dalam perang atau si pria memutuskan hubungan dengan si wanita itu.

Semoga postingan ini bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Arti Lagu Piso Surit "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel