Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pedoman Membuat Lagu

Cara membuat lagu atau pedoman membuat lagu yang akan dibahas pada postingan kali ini. Ditujukan terutama bagi anda yang baru belajar membuat lagu.

Dalam sebuah lagu memiliki 2 bagian yakni lirik dan melodi lagu. Dalam bahasa yang sering digunakan, lagu = musiknya = melodi lagu dan lirik = kata-katanya = syair. Namun kita jangan dipusingkan dengan istilah. Terpenting kita mengerti, pengertian lagu secara awam adalah lirik dan melodi lagu.


Lirik

Panjang Pendek lirik

Dalam membuat lagu, lirik menjadi bagian sangat penting sebab lirik merupakan pesan dari lagu itu. Sebaiknya membuat lirik yang singkat, padat dan mudah dimengerti. Dengan kata lain tidak perlu lirik yang panjang-panjang. Ini sama dengan kita membuat surat, apakah perlu surat yang panjang-panjang ? Esensi dari surat adalah pesannya sampai (dimengerti). Begitu juga dengan lirik, harus dimengerti oleh orang yang menerimanya ( pendengar ) atau khalayak.


Bahasa Lirik.

Dalam membuat lirik sebaiknya kita mengerti bahasa agar lirik yang dibuat tidak merusak kaidah bahasa. Lagu adalah karya seni, karenanya tidak boleh merusak bahasa. Lirik yang baik adalah yang memiliki bahasa yang baik dan bisa dimengerti. Seorang pencipta lagu seharusnya mengerti arti setiap kata yang digunakan, dan mengerti pemenggalan kata. Membuat lagu sangat berhubungan dengan kemampuan berbahasa. Cobalah anda lihat lagu sepanjang masa, atau lagu terbaik dalam sebuah lomba, pastinya mereka menggunakan bahasa yang baik. Namun dalam lagu juga ada "lagu murahan" yang liriknya tidak baik dan tidak bermanfaat.


Rasa Lirik.

Saya istilahkan “rasa lirik”, ini merupakan bagian penting dalam membuat lirik. Setiap kata dalam bahasa itu memiliki “rasa”. Coba saja anda gunakan kata yang kasar kepada orang lain, maka orang itu akan marah. Namun jika kita menggunakan bahasa yang lembut maka orang tidak akan marah. Dalam lagu kata “telah” dan “sudah” akan memiliki rasa berbeda meskipun kedua kata itu memiliki arti yang sama dan sama-sama memiliki 2 suku kata. Inilah yang saya maksud rasa lirik.

Seorang pencipta lagu yang handal mampu membuat melodi dan lirik yang harmoni menjadi sebuah lagu yang indah, dan ketika orang menyanyikan lagu itu maka akan merasakan setiap kata dari lagu itu. Inilah seni dari membuat lirik dan ini merupakan salah satu pelajaran yang sulit dalam membuat lagu. Singkatnya rasa lirik itu harus bisa menyentuh perasaan penyanyi dan pendengar/pembaca.


Lirik monumental.

Mungkin anda masih belum terbayang dengan pengertian “lirik monumental”. Ini hanya istilah yang saya gunakan. Maksudnya bahwa kita bisa membuat lirik dalam sebuah lagu dimana lirik itu tidak akan pernah hilang. Contoh lirik monumental adalah lagu Selamat Ulang Tahun. Lagu “selamat ulang tahun” tidak pernah musnah, dia selalu diingat oleh banyak orang. Dan selalu dinyanyikan ketika ada perayaan ulang tahun. Itulah monumentalnya.

Sebenarnya di dunia ini banyak hal yang monumental. Jika anda mampu membuat lagu yang monumental maka lagu anda akan selalu diingat. Namun syaratnya lagu itu harus memiliki kekuatan baik dalam hal melodi maupun lirik.


Melodi Lagu.

Dalam lagu ada melodi lagu atau nada, ini merupakan bagian penting dari lagu. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan nada lagu, di antaranya :


Scale / Tangga nada.

Mengetahui tangga nada menjadi bagian yang penting dalam menciptakan lagu. Sebab melalui tangga nada lagu itu akan terlihat genre-nya. Contoh, jika anda ingin menciptakan sebuah lagu daerah sebut saja lagu “Sunda”, maka anda harus tahu tangga nada lagu Sunda. Jika tidak tahu maka akan kesulitan, seperti orang yang berjalan dalam kegelapan, tidak ada penuntun. Ini berhubungan dengan teori musik. Saya jadi teringat ada orang yang bertanya, “saya tidak tahu tangga nada, bisakah saya menjadi pencipta lagu ?” jawabnya bisa. Namun lagu anda kemungkinan banyak kekurangannya.


Rasa Lagu / Nada.

Setiap lagu memiliki “rasa” tersendiri, rasa itu dibentuk oleh susunan notasi dan tempo musik ( nilai notasi ). Jika kita menggunakan susunan notasi yang nilai notnya berdurasi lama dan tempo musiknya lambat maka dapat dipastikan bahwa itu lagu sedih. Rasa nada ini menjadi hal yang sulit bagi pencipta lagu pemula. Contoh, jika anda pemain musik dangdut disuruh bikin lagu jazz, bagaimana ? Maka akan "belepotan," kenapa bisa begitu ? Pasalnya belum pengalaman atau belum tahu rasa nada jazz. Sebaliknya musisi jazz disuruh bikin lagu dangdut maka akan "belepotan" juga, pasalnya belum tahu rasa lagu dangdut. Rasa lagu/nada ini berhubungan erat dengan jenis musik lagu yang bersangkutan. Untuk mengetahui / menguasainya anda harus sering-sering mendengar genre musik itu.


Range Nada/Suara dan Warna Suara.

Range nada/suara adalah jarak nada renda hingga tinggi seseorang, sedangkan warna suara adalah jenis suara seseorang ( agak sulit dijelaskan) Nanti anda cari sendiri saja definisinya.

Jika anda membuat sebuah lagu anda harus tahu siapa yang akan menyanyikannya. Contoh, jika anda menciptakan lagu pop yang sedih kemudian dinyanyikan oleh penyanyi hard rock kayaknya akan kurang bagus. Sebaliknya jika anda menciptakan lagu hard rock kemudian diberikan kepada penyanyi pop maka tidak cocok. Bahkan Ketika anda menciptakan lagu pop dan anda berikan kepada penyanyi pop belum tentu bisa cocok. Pasalnya range suara dan warna suaranya harus cocok. Bagian inilah yang jarang diketahui oleh pencipta lagu pemula.

Range suara biasa diartikan dengan berapa panjang atau berapa oktaf kekuatan penyanyi.

Sementara warna suara lebih berhubungan dengan "tipe suara". Contohnya penyanyi Ariel Peterpan berbeda tipe suaranya dengan Afgan.

Jadi menciptakan lagu itu tidak boleh sembarangan, kecuali lagu untuk diri sendiri dan tidak untuk dikomersialkan. Jika anda ingin menjadi pencipta lagu yang profesional tentu saja anda harus punya pengetahuan lebih dari postingan di sini.


Hal penting lainnya, catat atau rekam lagu yang telah anda buat.

Sebaiknya ketika anda membuat lagu, tulislah lagu anda ke dalam notasi angka atau notasi balok, bisa juga menulis dalam tabulasi. Kalau anda sama sekali tidak bisa membuat notasi, minta bantuan teman atau jasa pembuatan notasi atau rekamlah lagu itu ke dalam media, misalnya ponsel.

Saya pernah membaca ada pencipta lagu (pemula) hilang lagunya karena lupa. Hal seperti ini menjadi hal umum sebab bagi pemula menciptakan lagu mungkin hanya iseng. Adalah sebuah kebanggan jika lagu-lagu yang diciptakan didokumentasikan melalui notasi (partitur) atau audio. Mungkin suatu saat nanti lagu itu bisa dijual atau diikutsertakan dalam lomba cipta lagu.


Sebagai penutup saya akan sedikit bercerita,

Bulan januari 2020, ada orang yang ingin dibuatkan notasi angka. Awalnya saya berpikir bahwa beliau itu seorang pencipta lagu yang tidak bisa membuat notasi angka. Saya berpikir begitu karena banyak pencipta lagu yang tidak mengerti notasi angka atau notasi balok.

Singkat cerita, saya bersedia untuk membuat notasi angka. Namun ternyata bukan lagu ciptaan beliau melainkan lagu anak-anak, lagu orang lain. No problem, bagi saya.

Ada belasan lagu yang dibuat notasi angkanya dan notasi baloknya. Sebelum semuanya selesai , beliau minta tolong agar saya membuat lagu Mars TK, saya bersedia.

Dari itu saya tahu bahwa beliau adalah pemain musik / pengiring musik di TK Annur. Perlu diketahui bahwa TK Annur adalah salah satu TK unggulan di daerah Sawojajar kota Malang. Ada banyak videonya di youtube, dan mereka memiliki kegiatan yang bagus seperti bernyanyi di RRI Malang.

Di bawah ini adalah lagu Mars TK Annur yang saya buat.




Semoga bermanfaat bagi anda semua.



NB:

Nanti jika memungkinkan akan update postingan ini, karena masih belum lengkap.

Posting Komentar untuk "Pedoman Membuat Lagu"