Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Drum Set

Bagian-bagian drum set dan garis paranada drum set yang dibahas kali ini, dilengkapi dengan gambar. Fungsi bagian drum set dibahas secara garis besarnya, mudah dipahami.

Sekarang ini banyak drummer (luar negeri) bermain drum menggunakan lebih dari 1 set. Sehingga drummernya terkesan dikelilingi banyak instrumen.

Di sini yang dibahas drum set standar, umumnya seperti di bawah ini.

Klik gambarnya untuk memperbesar.


gambar drum set lengkap


Keterangan :

Kick (Bas Drum) posisinya paling tengah pada umumnya. Fungsi bas drum adalah untuk menentukan beat (ketukan) pada musik. Bas drum ini biasanya dibunyikan pada ketukan ganjil untuk birama 4/4. Namun untuk jenis musik tertentu bisa dibunyikan pada ketukan genap.

Snare posisinya dekat kaki kiri drummer. Fungsi snare adalah untuk menentukan beat, boleh dibilang sama dengan fungsi kick (bas drum). Biasanya snare ini dibunyikan pada ketukan genap dalam birama 4/4. Selain itu snare juga digunakan saat fill in atau dalam bahasa kesehariannya seringkali disebut ropel .

Tom-Tom posisinya di depan drummer. Fungsi tom-tom umumnya digunakan saat fill in (ropel). Selain itu tom-tom juga kadangkala digunakan sebagai beat (ketukan) pada aransemen tertentu, misalnya dalam musik reggae.

Floor Tom posisinya di sebelah kanan drummer, fungsinya untuk memberikan beat (untuk musik tertentu), namun kadangkala digunakan saat fill-in (ropel).

Ride Symbal posisinya di sebelah kanan drummer, fungsinya untuk beat (ketukan) dalam musik tertentu, misalnya musik swing. Selain itu seringkali dibunyikan untuk memberikan penekanan-penekanan pada bagian-bagian tertentu dari sebuah musik atau lagu.

Crash Cymbal posisinya di dekat hi-hat, umumnya crash cymbal digunakan untuk fill-in (ropel) bagian akhir. Maksudnya begini, ropel biasanya menggunakan snare, tom-tom dan terakhirnya membunyikan crash symbal. Selain itu dalam musik tertentu misalnya hard rock – crash symbal seringkali digunakan sebagai beat sekaligus untuk membuat musik makin gaduh.

Hi-hat posisinya di sebelah kiri drummer, fungsinya untuk mengatur ritme atau beat dalam sebuah musik. Hi-hat ini adalah symbal yang berpasangan. Dalam musik dikenal 3 macam hi-hat yaitu closed hi-hat yaitu hi-hat dalam keadaan tertutup , open hi-hat dalam keadaan terbuka dan pedal hi-hat.

Secara singkat begitulah drum set yang standar, namun pengertian dari tiap instrumen tidak harus seperti di atas, karena musik itu tidak tetap. Dengan kata lain drum set ini sifatnya tidak baku dalam penggunaannya, bisa digunakan dengan berbagai variasi.

Saya yakin anda telah mendapat gambaran tentang drum set dan penggunaannya. Berikutnya lihat garis paranada untuk drum bawah ini.


gambar garis paranada perkusi drum set


Garis paranada dan spasi pada notasi drum dihitung dari bawah. Ini sama dengan garis paranada pada notasi balok. Bedanya dalam notasi balok setiap garis dan spasi memiliki nama nada sedangkan pada notasi drum tidak.

Perbedaan yang lain adalah clef pada notasi drum bentuknya seperti di atas sedangkan pada notasi balok tidak seperti itu, Jika ingin tahu clef notasi balok buka postingan yang berjudul Tanda Musik C ( Clef C ), Tanda Musik F ( Clef F ), Tanda Musik G ( Clef G ). Ketiga clef itu ada pada kategori / Label Teori Musik Dasar yang terletak di sebelah kiri halaman ini.

Clef pada notasi drum umumnya disebut clef perkusi karena memang perkusi menggunakan clef itu. Lebih tepatnya adalah perkusi yang tergolong dalam unpitched percussion.

Lanjutan dari postingan ini adalah :

Not Drum / Notasi Drum

Cara Membaca Not Drum

Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Mengenal Drum Set"